Masker Mencegah Terinfeksi Virus Corona

Virus corona yang merebak di  Wuhan, China, menjadi isu global yang menjadi kekhawatiran seluruh negara karena vaksin dan obat untuk virus ini belum ditemukan. Oleh sebab itu, WHO menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan langkah pencegahan agar terhindari dari virus tersebut. Caranya adalah dengan proteksi diri yang tepat dengan menggunakan masker yang tepat.

Masker merupakan salah satu alat perlindungan diri yang dapat menghalangi tubuh dari paparan polusi udara dan debu. Penggunaan masker juga sudah menjadi upaya pencegahan primer dari berbagai risiko penyakit yang tersebar lewat partikel-partikel di udara. Keefektifan masker untuk melindungi dari risiko penyebaran virus turut dibuktikan dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan pada International Journal of Infectious Disease. Penelitian tersebut menemukan bahwa penggunaan masker yang benar dapat menurunkan risiko terdiagnosis penyakit seperti flu sebanyak 80 persen lebih rendah.

Saat ini, masker yang beredar di pasaran sangat beragam jenisnya. Lalu jenis masker apa yang paling efektif dalam mencerah bakteri dan virus

1.Surgical Mask

Surgical mask atau masker bedah merupakan masker sekali pakai yang sering digunakan oleh tenaga medis saat menangani pasien. Surgical mask mudah ditemukan dan harganya terjangkau sehingga lebih banyak orang yang menggunakan masker ini untuk penggunaan sehari-hari.

Jenis masker ini akan bantu melindungi Anda dengan mencegah paparan partikel besar di udara dan mampu menghalangi Anda dari percikan cairan tubuh orang lain yang dikeluarkan saat bersin atau batuk. Namun, surgical mask tidak mampu menyaring partikel yang sangat kecil seperti partikel dengan ukuran pm25

2. Masker N95

Sedangkan, masker N95 merupakan jenis masker yang didesain untuk mencegah 95 persen partikel baik besar maupun kecil yang mengandung virus di udara. Umumnya, masker N95 ini digunakan oleh orang yang bekerja atau meneliti di sekitar zat berbahaya atau saat menangani asap akibat kebakaran hutan.

Namun, masker N95 dianggap tidak nyaman karena terlalu ketat sehingga membuat sulit bernafas dengan baik. Saat menggunakan masker N95, hidung dan mulut akan tertutupi rapat untuk mencegah adanya celah udara yang mengandung virus masuk. Oleh karena itu, apabila seseorang menggunakan masker N95 ini dan tetap merasa nyaman saat bernafas maka dipastikan pemakaian masker ini salah.

3. Masker MASKIT dengan filter karbon aktif dan nanosilver

Masker MASKIT menjadi solusi untuk pencegahan penyakit akibat virus, bakteri dan polutan karena masker MASKIT memiliki filter karbon aktif dan nano silver. Teknologi filter ini efektif dalam menangkal virus, bakteri dan polutan yang telah teruji di lab Bioteknologi Universitas Indonesia.

Masker MASKIT memiliki keunggulan nyaman digunakan dan memiliki model yang stylish, sehingga pengguna yang menggunakan tidak sesak dan tetap bisa bernafas dengan nyaman. Filter masker MASKIT dapat direfill selama 2 minggu sekali untuk penggunaan yang lebih optimum.

Kamu bisa membeli masker MASKIT melalui website kami sainsgo.com, atau Instagram @maskit.store, serta market place seperti tokopedia dan shopee dengan nama toko “Maskit Store”. Ayo tunggu apalagi! Proteksi diri anda menggunakan MASKIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *